MENGUPAS KONSEP AIDA + S

KONSEP AIDA + S

1.   Attention (Perhatian)

 Pada tahap ini , penjual harus berusaha agar calon pembeli memperhatikan penawaran yang dilakukan calon penjual. untuk mendapatkan perhatian dari calon pembeli, penjual harus memperhatikan sikap, tindak tanduk, bahasa, cara berbicara , dan cara berpakain. Kesan pertama yang baik akan berpengaruh positif pada terjadinya penjualan.

2.   Interest (Minat)

Pada tahap ini, penjual harus mengubah perhatian calon pembeli menjadi minat yang semakin kuat. Hal ini bisa dilakukan dengan cara menciptakan suasana yang menyenangkan, menanamkan kepercayaan kepada calon pembeli agar merasa dirinya sebagai orang penting, memberikan jalan untuk mempermudah pembeli membuat keputusan serta melakukan pendekatan kepada calon pembeli.

3.   Desire (Keinginan)

Perlu diketahui, bahwa kebiasaan calon pembeli dalam mengambil keputusan membeli tidaklah sama. Hal-hal yang dapat mempengaruhinya antara lain adalah faktor pendapatan, jenis kelamin,pendidikan, status sosial, dan sebagainya. Untuk itu pada tahap ini penjual harus bisa meyakinkan kepada pembeli dengan menjelaskan keuntungan yang akan didapat calon pembeli apabila calon pembeli membeli produk yang ditawarkan serta kerugian yang dialamai jika tidak membeli produk tersebut.

4.   Action (Tindakan)

Pada tahap ini penjualharus meyakinkan kepada pembeli bahwa keputusan untuk membeli produk yang ditawarkan adalah keputusan yang tepat.



5.   Satisfaction (Kepuasan)

Pada tahap ini penjual harus memastikan bahwa kualitas produk yang ditawarkan sesuai dengan yang dijelaskan. Harga yang ditetapkan pun harga yang pantas, sehingga pembeli merasa puas dan selanjutnya menjadi langganan. Untuk itu, seorang penjual yang baik adalah penjual yang mampu dan mau mengarahkan, membimbing dan memberi petunjuk temtang keguanaan maupun efek samping dari produk yang ditawarkan.    

Contoh Penerapan
A = Attention: Memberikan perhatian khusus kepada segmen target pasar kita. Sehingga menjadi menarik untuk mereka membaca apa yang kita tawarkan dan sesuai dengan target pasar yang kita inginkan. Misalnya : “Pengumuman Penting untuk Bisnis Owner!” ; ini contoh attention dengan segmen pasar adalah para pemilik bisnis dalam sebuah iklan seminar bisnis. Coba bayangkan dengan kalimat standar : “ABC Organizer bekerjasama dengan DEF Institute mempersembahkan seminar bulan ini”. Apa anda menjadi tertarik?
I = Interest: Memberikan ketertarikan pembaca/prospek untuk lebih membaca lagi iklan/pemasaran tools yang kita tawarkan dengan benefit, keuntungan yang akan didapatkan. Misalnya : “Temukan Rahasia Sukses Membangun BISNIS dalam waktu 4 Jam!”. Bandingkan jika hanya kalimat, “Seminar Bisnis : Cara Membangun Bisnis Anda.” So what?
D = Desire : Memberikan rasa/hasrat keinginan dari pembaca untuk mengikuti apa yang kita tawarkan. Biasanya memberikan testimoni para pelanggan yang ada. Lalu memberikan lebih detail apa yang ditawarkan dan apa yang akan didapatkan jika mereka membeli produk/jasa dari kita. Lebih memberikan sebuah emotional benefit kepada mereka sehingga ada keinginan untuk membeli.
A = Action: Membuat prospek untuk segera Action, dengan menghubungi kita segera untuk membeli atau mendaftar. Action field ini biasanya dibatasi dengan waktu, jumlah terbatas, hadiah-hadiah/bonus/benefit tambahan jika segera membeli/mendaftar pada waktu yang diberi batas. Misalnya : “Hubungi sekarang 021-81234567 untuk mendapatkan FREE tiket seminar sebelum tanggal 14 Februari 2012.″ Pasti mau ‘kan?

Saat ini AIDA telah bertambah menjadi AIDA(S). Ditambah dengan S :
S = Satisfaction: Buatlah dan jagalah kepuasan dan pengalaman yang menyenangkan dari prospek yang telah menjadi pelanggan tersebut agar ia membeli produk/jasa kita kembali dan mereferensikan kepada teman-temannya untuk bisnis kita.

REFERENSI : 
http://teesasisuseso.blogspot.co.id/2012/11/konsep-aida.html
http://adistyanaaudriaaa.blogspot.co.id/2016/10/konsep-aidas.html


Komentar

Postingan populer dari blog ini

PERBEDAAN PERSUASI DAN NEGOSIASI

ULASAN IKLAN

KOMUNIKASI BISNIS